Friday, April 27, 2018

Ketulusan



Bacaan Alkitab: Filipi 2:12-18

Ketulusan belum tentu dimiliki oleh semua orang, ketulusan dalam melakukan segala sesuatu akan membawakan dampak yang baik bagi kita dan banyak orang-orang kristen tidak menyadari hal itu dalam hidupnya ketika mereka melakukan itu dengan ketulusan.

Di ayat 14, Rasul Paulus mengingatkan jemaat Filipi supaya mereka tidak bersungut-sungut dalam melakukan segala sesuatu. Kenapa kita tidak boleh bersungut-sungut? Karna kita sebagai orang percaya kita harus bisa memberikan contoh kepada orang lain, sehingga nama Kristus dimuliakan dalam hidup kita .

Jika kita melakukan sesuatu dengan bersungut-sungut, dan saya rasa hasilnya tidak akan sempurna. Orang  lain akan menilai kita dan berkata dalam hatinya “seperti inikah orang kristen” saya rasa kata itu sungguh menyakitkan bagi kita. Oleh karena itu, marilah kita melakuakan segala sesuatu dengan  ketulusan. Sehingga nama Yesus Kristus dalam diri kita dimuliakan.

Wednesday, April 25, 2018

Not Selfish


Bacaan Alkitab: Filipi 2:1-10

 
Dalam membangun sebuah rumah tangga, suatu kelompok, teman, bahkan dilingkungan sekitar pastilah kita harus saling mempehatikan satu sama lain agar komunikasi  tersebut tetap baik.

Ada seorang bapak yang memiliki kebiasaan merokok sehingga, dia selalu mementingkan dirinya sendiri daripada istri dan anaknya. Bisa dibilang bapak ini adalah seorang yang egois, dalam pekerjaannya dia selalu mementingkan rokoknya sampai lupa akan kebutuhan rumah tangganya dan sekolah anak-anaknya. Apakah bapak ini memberi teladan? Siapakah yang di utamakannya?. Dalam Filipi jelas sekali mengatakan di ayat 4 “dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga”.   

Tanpa kita sadari ternyata kita juga berbuat demikian seorang yang egois dalam segala hal, yang hanya mementingkan aku, aku dan hanya aku, bahkan kita lupa akan kepentingan orang lain. Disini kita mau belajar dari Kristus yang menjadi teladan buat kita untuk merendahkan diri membuang segala keegoisan kita itu, dengan memandang Kristus. 

Di dalam Filipi 2:1-10 ini kita belajar beberapa hal yaitu, sehati sepikir, memiliki kasih, tidak mementingkan diri sendiri, merendahkan diri dan taat.

Jadilah berkat dengan kita memperhatikan orang di sekitar kita, bukan hanya mementingkan diri sendiri, hendaklah Kristus ada terpancar dalam kehidupan kita.

Tuesday, April 24, 2018

Not to be Stored But to be Shared



Bacaan alkitab: Filipi 1:27-30
Semua orang pasti memiliki bakat yang berbeda-beda. Begitupun dengan anda, anda pasti memiliki bakat khusus . Anda pasti ingin sekali jika bakat yang anda miliki terus berkembang dan anda pasti tidak mau jika bakat anda hanya jalan di tempat saja. Bagaimana anda harus mengembangkannya? Ya, tentu anda akan berlatih dan berjuang terus dan jangan anda simpan bakatnya supaya bakat anda terus berkembang dan bakat yang anda miliki harus anda bagikan juga kepada orang lain supaya mereka bisa.

Begitu juga dengan kita, kita telah menerima injil bahwa Yesus Kristus telah mati bagi kita dan menghapus semua dosa kita sehingga semuanya lunas dan kita juga yang sudah percaya kepadanya sudah diselamatkan. Rasul Paulus mengingatkan kita supaya kita sehati sejiwa  berjuang untuk iman yang kita miliki melalui injil, supaya ketika kita di gentarkan oleh lawan kita (iblis) kita tidak takut. Dan injil yang kita terima juga bukan untuk kita simpan, melainkan kita bagikan juga kepada orang lain. Sehingga banyak orang yang diselamatkan.

Di ayat 29 dikatakan “Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia.” Artinya apa, kita yang sudah menerima kasih karunia itu, sebagai tanda trimakasih kita kepada Tuhan Yesus adalah kita juga harus menderita untuk Dia. Arti menderita disini adalah kita harus membritakan kabar baik itu yang telah kita dengar supaya juga banyak orang diselamatkan. Mungkin ketika kita menyampaikan injil, kita akan di tolak, dicuekin atau sebagainya. Jangan pernah takut sebab Tuhan Meyertaimu dan akan memberi kuasa kepadamu dan tetap berdirilah dalam satu Roh untuk membela kebenaran injil terhadap orang yang menjadi seteru salib Kristus.

Maukah kita membagikan kasih karunia itu kepada orang lain?

Monday, April 23, 2018

Bersukacitalah Dalam Keadaan Apapun


Bacaan Alkitab: Filipi 1:12-26

Ada seorang anak yang hidup dalam keluarga yang kaya, kebutuhannya selalu di penuhi dan apapun yang dia minta selalu dikabulkan dan tentu anak ini pasti selalu bersuka cita karna semua yang dia butuhkan selalu di berikan kepadanya, karna orangtuanya kaya. Suatu hari, ayahnya sakit dan tidak bisa lagi menjalankan bisnisnya dan perusahaanya mulai bangkrut dan mempunyai utang diperusahan lain. Bagaimana dengan anak itu, apakah dia tetap bersukacita menerima kenyataan yang dialaminya?

Disini kita belajar untuk selalu siap dalam menjalani keadaan yang akan kita hadapi, bukan hanya pada waktu kondisi baik kita tetap bersukacita. Didalam Kitab Filipi ini, kita diajarkan untuk selalu bersukacita dalam keadaan apapun meskipun keadaanya buruk. Artinya, kita bisa mengalami sukacita meskipun kita mengalami hal yang tidak pernah kita inginkan.

Pada bagian Kitab Filipi ini, Paulus menyatakan dirinya berada dalam penjara. Di ayat 13 "aku dipenjarakan", ayat 14 "pemenjaraanku", ayat 17 "dalam penjara". Menariknya, di ayat 18 dinyatakan bahwa kendatipun Paulus berada di dalam penjara, ia tetap bersukacita. Bagian ini menunjukkan bahwa bukan kondisi sekitar yang menentukkan sukacita seseorang, Paulus  di dalam penjara dia tetap bersukacita. Oleh karena itu, seseorang bisa mengalami sukacita dalam keadaan apapun jika dia selalu hidup di dalam Tuhan Yesus serta mengandalkan-Nya. Karna, hidup bersama Yesuslah yang membuat kita merasakan sukacita.

Jadi, apapun yang kita alami baik berupa persoalan ekonomi, penyakit, musibah, masalah keluarga, keuangan, dll. kita harus tetap bersukacita. Nikmatilah hidup ini bersama dengan Tuhan maka anda dan saya akan merasakan sukacita yang berasal dari Tuhan sendiri dan selalu bersyukurlah dalam hal apapun yang kita alami . 


Penulis  : Fitrianita
Editor    : Febri Yanto

Sunday, April 22, 2018

Love

            Bacaan Alkitab: Filipi 1:3-11
Banyak orang mengatakan aku mengasihimu, aku mencintaimu, dan aku menyayangimu. Bagaimana bisa mereka mengatakan seperti itu, sedangkan dirinya sendiri dia tidak bisa mengasihi. Bagaimana mungkin kamu mengatakan kepada pacarmu “ I Love You”. Sedangkan kamu, merusak tubuhmu dengan merokok, minuman-minuman keras dan narkoba.
            Dalam bacaan Alkitab ini, kita diingatkan oleh rasul Paulus supaya kasih kita melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus. Orang yang mempunyai kasih, pasti dia terlebih dahulu mengasihi dirinya. Kesucian hidup perlu dijaga supaya ketika menjelang hari Kristus kita tidak bercacat di hadapan-Nya. Kasih yang melimpah pengetahuan yang benar dan segala macam pengertian akan membawakan hasil yaitu akan penuh dengan buah kebenaran. Buah kebenaran yang kita  miliki berguna untuk memuliakan Tuhan. Sehingga, kasih yang ada didalam hidup kita nama Tuhan dimuliakan.

Yohanes 14:21
“Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi aku, ia akan dikasihi oleh bapa-Ku disurga dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya”

Friday, April 20, 2018

Mendinginkan Panas Hati


Mazmur 37:8 “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan”

            Pas pada saat cuaca lagi panas, tiba-tiba kita jadi malas untuk melakukan segala aktifitas, dan tidak ada semangat untuk melakukan segala sesuatu, dan membuat kita tidak bisa memikirkan apa yang akan kita kerjakan. Jadi sulit untuk membedakan gejala orang yang malas dan gejala orang yang kepanasan.
            Panas hati itu biasa bikin seseorang membuat keputusan-keputusan yang bodoh, selain itu hati yang panas bias menyulut kemarahan dan berpotensi besar untuk mendatangkan bahaya bagi kita. Bahaya itu antara lain, berbagai penyakit yang bisa menyerang kita., maupun potensi berbuat jahat dan menimbulkan dosa. Sikap seperti ini jelas-jelas tidak bermanfaat dalam hidup kita, sebaliknya malah merusak relasi kita dengan Tuhan dan membuat kita jauh dari-Nya.
Jadi, kalau kita lagi merasa panas hati, kita harus mengambil langkah cerdas untuk mendinginkannya! Caranya adalah berdoa kepada Tuhan, berdoa supaya kita diberi kesabaran. Kalau kita panas hati karena sikap dan perbuatan orang lain, berdoalah biar diberikan ketulusan hati buat mengampuni orang-orang tersebut. Karena tidak ada persoalaan yang bisa diselesaikan dengan baik selama hati kita panas, jengkel, dan diliputi amarah.
Tuhan Yesus Memberkati.....

Penulis : Fitrianita
Editor  : Febri Yanto Ziliwu