Thursday, June 21, 2018

Melakukan Tugas Dengan Segenap Hati


Bacaan Alkitab: Titus 1:5-16


Seorang bos yang hendak bepergian keluar kota, dia mempercayakan segala pekerjaan dan tanggungjawab kepada salah satu orang karyawannya yang dia percaya untuk menangani setiap pekerjaan yang ada. Karena ada banyak pekerjanya juga yang tidak jujur dan harus diarahkan dalam bekerja.

Dalam pembacaan ini Paulus memberikan tugas kepada Titus dan meninggalkan dia di Kreta untuk mengatur segala yang masih perlu diatur, terutama dalam menetapkan panetua-penatua di setiap kota, mereka harus tidak bercacat dan harus bersih kelakuannya dalam segala hal. Tujuannya agar mereka bisa mengajarkan yang baik karena banyak pengajaran yang menyesatkan di Kreta tersebut. Dan bahkan kalangan dari mereka sendiripun serta nabi mereka mengatakan: bahwa mereka pembohong, binatang buas, pelahap yang malas. Mereka juga mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik. Tugas yang besar di berikan Titus yang bertujuan untuk suatu perbuatan yang baik dan agar orang bisa mengenal Injil Kristus.

Menjalankan tugas bukan hanya karena tuntutan pekerjaan atau profesi kita yang memang harus kita kerjakan, melainkan kita harus dapat dipercaya dan bertanggung jawab terhadap tugas tersebut.
Mari kita sama-sama untuk mau mengerjakan tugas yang diberikan dan mengerjakannya dengan hati, supaya setiap tugas yang kita jalani seberat apapun pasti kita bisa menjalankannya dan meminta penyertaan Roh Kudus yang bisa memempukan kita.


Wednesday, June 20, 2018

Garis Finish


Bacaan Alkitab: 2 Timotius 4:1-8


Seorang pelari maraton yang sedang berlari dan akan mencapai garis finish, akhirnya dia samapi juga dan mendapatkan juara tentu dia juga mendapatkan hadiah. Kunci keberhasilannya ialah dia giat berlatih dan fokus kepada tujuan yang hendak dia capai, dan tidak memusingkan apa yang ada di sekitarnya yang penting dia punya tujuan untuk mencapai garis finish tersebut.

Dalam pembacaan ini mengingatkan bahwa kita sekarang diperhadapkan dalam banyak tantangan dan godaan yang mencoba mengoyahkan iman kita, tetapi kita harus bisa menguasai diri kita dalam segala hal sehingga kita bisa mencapai garis akhir yang tidak sia-sia.

Mari kita sama-sama mau fokus kepada tujuan kita yaitu mencapai garis akhir. Sehingga kita memperoleh kehidupan kekal, jangan mudah tergoda dengan ajaran dunia yang akan menyesatkan kita dan hanya akan membawa kepada kebinasaan.

Tuesday, June 19, 2018

Manfaat Kitab Suci


Bacaan Alkitab: 2 Timotius 3:10-17

Apakah anda pernah membeli sebuah buku resep makanan atau minuman? Tentu ketika anda membelinya, anda sudah tau manfaat buku tersebut. Sudah pasti, manfaatnya adalah memberikan kepada anda sebuah petunjuk bagaimana membuat makanan yang enak serta apa saja bahan-bahan yang digunakan. Sehingga, dengan buku resep makanan ini anda dengan mudah membuat/menyajikan sebuah makanan.

Nah, kita sekarang sebagai orang percaya. Apakah kita tahu manfaat kitab suci dalam hidup kita, atau sama sekali kita tidak tau manfaatnya. Ayat 16 “segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran”. Cukup jelas bagi kita, tentang manfaat kitab suci ini. Rasul Paulus menuliskan ini kepada Timotius, bahwa Timotius bisa  mendapatkan hikmat dan mendapatkan keselamatan oleh iman kepada Kristus karna Kitab Suci.

Kitab suci sangat penting dalam kehidupan orang kristen, karna kitab suci merupakan sumber kehidupan orang kristen. Jika anda hidup di luar Alkitab, maka kebinasaan sedang menunggu kita. Marilah kita sekarang biasakan untuk selalu membaca Alkitab dari pada membuka FB, WA, Youtube, LINE, dll.

Monday, June 18, 2018

Akhir Zaman


Bacaan Alkitab: 2 Timotius 3:1-9

Akhir-akhir ini, banyak berita yang kita dengar tentang anak membunuh orang tua, kakek memperkosa cucunya, perselingkuhan, dan lain-lain. Ini lah merupakan ciri-ciri akhir zaman.

Pada bacaan kitab kali ini, cukup jelas bagi kita tentang keadaan manusia pada akhir zaman. Salahsatunya adalah manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang (ayat. 2). Sekarang ini, telah terbukti bahwa manusia mencitai dirinya sendiri dibandingkan tentang cintanya kepada Tuhan. Sehingga dia menjadi hamba uang bukan hamba Tuhan lagi. Dia lebih mementingkan keinginan dirinya sendiri, kepuasanya tentang hal duniawi. Dia tidak pernah berfikir tentang kehidupan kekal, dia hanya berpikir tentang kehidupan sekarang.

Oleh karena itu, kita sebagai orang percaya kepada Kristus.  Hendaklah kita mengasihi Tuhan lebih dari segalanya dan mengutamakan Dia dalam kehidupan kita daripada hal-hal duniawi. Sebab, akhir zaman sudah tiba.

Saturday, June 16, 2018

Berpikir Sebelum Bertindak


Bacaan Alkitab: 2 Timotius 2:14-26


Ada seorang ibu yang kerjanya suka membicarakan yang tidak baik tentang orang lain, pada suatu hari ketika tetangganya sedang membeli televisi baru, dia langsung berpikir. Pasti mereka memperolehnya dengan cara yang tidak benar. Dan mengosip kepada tetangganya yang lain, sehingga mereka juga percaya dengan perkataan ibu ini, padahal belum tentu yang di ceritakannya itu benar. 

Dalam pembacaan ini Rasul Paulus yang mengingatkan kepada Timotius agar dia mengingatkan kepada jemaat agar mereka jangan bersilat kata, karena semuanya itu sama sekali tidak berguna, malah akan membuat suasana makin kacau. Di ayat 16 “Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan”.  Apakah kita juga masuk dalam sifat tersebut, membicarakan sesuatu yang belum tentu itu benar. Orang yang menyaring atau mencari  tahu terlebih dahulu sebuah berita sebelum disampaikannya kepada orang lain adalah orang yang bijak.

Mari kita mau belajar untuk tidak langsung membicarakan hal yang buruk seseorang kepada orang lain sebelum kita tahu maksud dan peristiwa yang sebenarnya.